Posted by : fauzan yafie
Rabu, 18 April 2018
WEB CONTENT
Media
Dalam produksi media dan penerbitan, konten
informasi dan pengalama dapat memberikan nilai bagi end-user/audience dalam
konteks tertentu. Konten dapat disampaikan melalui media apapun seperti
internet, televisi, dan CD audio, serta acara live seperti konferensi dan
pertunjukan panggung. Konten (media) digunakan untuk mengidentifikasi dan
menilai berbagai format dan genre informasi yang dikelola sebagai nilai tambah,
dan media komponen berguna untuk target audiens. Produksi media dan teknologi
pengiriman berpotensi meningkatkan nilai konten dengan format, penyaringan dan
menggabungkan sumber-sumber asli konten untuk hal yang baru dengan konteks yang
baru. Kurang penekanan pada nilai dari konten yang disimpan, dan lebih
menekankan pada repurposing cepat, pemakaian ulang, dan pemindahan telah
menyebabkan banyak penerbit dan produser media melihat fungsi utama mereka
kurang mempunyai banyak pembuat/pencipta dan lebih sebagai transformer dari
konten.
Standard
Standar Web merupakan suatu keharusan,
standar non-proprietary dan spesifikasi teknis lainnya yang mendefinisikan dan
menggambarkan aspek dari World Wide Web. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah
ini telah lebih sering dikaitkan dengan kecenderungan untuk membangun situs
web, dan filosofi desain web dan pengembangan yang meliputi metode-metode.
Standar web satu sama lain saling
tergantung, beberapa di antaranya mengatur aspek internet, bukan hanya World
Wide Web (Sebuah Situs). Bahkan ketika web tidak terpantau, standar tersebut
secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi perkembangan dan administrasi
situs web dan layanan web. Pertimbangannya adalah interoperabilitas,
aksesibilitas dan kegunaan dari halaman web dan situs web.
Standar web, dalam arti yang lebih luas,
terdiri dari:
Recommendations published by the World Wide
Web Consortium (W3C)Internet standard (STD) documents published by the Internet
Engineering Task Force (IETF)Request for Comments (RFC) documents published by
the Internet Engineering Task ForceStandards published by the International
Organization for Standardization (ISO)Standards published by Ecma International
(formerly ECMA)The Unicode Standard and various Unicode Technical Reports
(UTRs) published by the Unicode ConsortiumName and number registries maintained
by the Internet Assigned Numbers Authority (IANA)
Standar web bukanlah merupakan aturan,
tetapi terus berkembang dan disesuaikan dengan teknologi web. Standar web yang
dikembangkan oleh suatu organisasi sering bersaing kadang disewakan oleh
teknologi yang tidak sesuai dengan standarisasi publik dan dinyatakan sebagai
standar oleh satu individu atau perusahaan.
BAHASA DALAM WEB
Dalam sebuah web kita memerlukan sebuah
bahasa pemrograman. Sekarang kita bisa dengan mudah membuat suatu website yang
geratis atau dengan membayar. Sebenarnya apakah fungsi dari website itu
sendiri? Website dapat digunakan untuk mengeshare berbagai ilmu dan pengetahuan
sehingga banyak orang dapat mengetahuinya. Banyak bahasa pemrograman seperti
HTML, joomla, java, bahasa C, C++, PHP, dll.
Tapi PHP mempunyai kelebihan dari bahasa
pemograman yang lainnya yang diantaranya :
Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa
script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.Web Server yang
mendukung PHP dapat ditemukan dimana – mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd,
nginx, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah Dalam sisi
pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis – milis dan developer yang
siap membantu dalam pengembangan.Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa
scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.PHP adalah
bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix,
Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta
juga dapat menjalankan perintah-perintah system
Model Generatif (GENERATIVE MODEL)
Secara tradisional, objek 3D dan dunia
virtual ditentukan oleh daftar geometris yang terdahulu : kubus dan bola di
bentukan CSG, NURBS patch, satu set fungsi implisit, segitiga, atau hanya
dengan sebuah titik.
Istilah ‘generatif model’ menjelaskan
perubahan paradigma dalam deskripsi bentuk, generalisasi dari objek yang
dioperasikan : sebuah bentuk digambarkan oleh urutan langkah-langkah
pengolahan, bukan hanya hasil akhir dari penerapan operasi. Desain bentuk
menjadi desain aturan. Desain bentuk menjadi desain aturan. Pendekatan ini
sangat umum dan dapat diterapkan pada setiap representasi bentuk yang
menyediakan satu set untuk menghasilkan sebuah fungsi, ‘operator bentuk dasar’
(elementary shape functions) . Efektivitasnya telah dibuktikan, misalnya, di
bidang pembuatan grid , dengan operator Euler sebagai pelengkapnya dan penutup
set yang menghasilkan fungsi untuk sebuah perangkap dan beroperasi pada tingkat
halfedge.
Contoh Generative Model :
Pemodelan generatif mempunyai keuntungan
yang efisiensi untuk menciptakan bentuk-operator tingkat tinggi dari operator
bentuk tingkat rendah. Setiap urutan langkah-langkah pengolahan dapat
dikelompokkan secara bersama-sama untuk menciptakan ‘operator gabungan’ yang
baru. Ini mungkin menggunakan operator dasar serta operator gabungan lainnya.
Nilai yang konkret dapat dengan mudah diganti dengan parameter, yang
memungkinkan untuk memisahkan data dari suatu operasi: Urutan pemrosesan yang
sama dapat diterapkan pada set data input yang berbeda. Data yang sama dapat
digunakan untuk menghasilkan bentuk yang berbeda dengan menerapkan operator
gabungan yang berbeda, misalnya, sebuah perpustakaan operator dengan model
domain-dependen. Hal ini memungkinkan untuk membuat objek yang sangat kompleks
dari beberapa parameter input tingkat tinggi, seperti misalnya sebuah
perpustakaan (library style).
Generatif bahasa pemodelan GML adalah
implementasi konkret dari pendekatan generatif. Fitur utamanya adalah penuh
dengan bahasa pemrograman yang fungsional namun tetap dapat digunakan secara
efisien sebagai format file untuk deskripsi tingkat rendah.
Rhetorical Web
Rhetorical Web adalah fitur yang signifikan
dari WWW , bahwa hiperlink bisa mengoperasikan secara semantik dan navigational
. Di sisi lain , tautan (link) menyarankan asosiasi yang berarti antara halaman
web dan isi dari halaman web , dan bisa memfasilitasi ciptaan tropis (tropic
creation) yang berguna . Tautan dan asosiasi ini dapat dibaca secara kritis ,
disarankan tentang cara berfikir hubungan antara halaman suatu web dan isi
halaman suatu web yang dimaksud atau tidaknya oleh si pembuat (author).
Dalam tugas softskill ini saya akan membuat
tugas tentang analisi web content , disini saya akan membikin tulisan tentang
analisi web content dari web kesukaan pribadi dan termaksud penggunaan
bahasanya. Dibawah ini materi yang akan saya bahas, semoga bermanfaat buat bagi
pembaca dan yang membutuhkannya .
Contoh Rhetorical Web:
Web Annotations
Tagging
Tagging adalah kata yang belum lama
dilahirkan. Dahulu sebelum ada tagging, dunia informasi yang ada di internet
berserakan dan tidak tersusun berdasarkan kategorinya. Google pun diam-diam
sudah memasukkan sistem tag, semacam fitur bookmark ke dalam my Search History,
hal ini memungkinkan Anda melakukan tagging dan menaruh komentar ke setiap
situs web yang Anda kunjungi.
Metadata
Metadata adalah informasi terstruktur yang
mendeskripsikan, menjelaskan, menemukan, atau setidaknya membuat menjadikan
suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali, digunakan, atau dikelola.
Metadata sering disebut sebagai data tentang data atau informasi tentang
informasi. Metadata ini mengandung informasi mengenai isi dari suatu data yang
dipakai untuk keperluan manajemen file/data itu nantinya dalam suatu basis
data. Jika data tersebut dalam bentuk teks, metadatanya biasanya berupa
keterangan mengenai nama ruas (field), panjang field, dan tipe fieldnya:
integer, character, date, dll. Untuk jenis data gambar (image), metadata
mengandung informasi mengenai siapa pemotretnya, kapan pemotretannya, dan
setting kamera pada saat dilakukan pemotretan. Satu lagi untuk jenis data
berupa kumpulan file, metadatanya adalah nama-nama file, tipe file, dan nama
pengelola (administrator) dari file-file tersebut.
Fungsi metadata
Metadata memberikan fungsi yang sama
seperti katalog yaitu:membuat sumberdaya bisa ditemukan dengan menggunakan
kriteria yang relevanmengidentifikasi sumberdayamengelompokkan sumberdaya yang
serupamembedakan sumberdaya yang tak miliki kesamaanmemberikan informasi lokasi
Jenis metadata
Terdapat tiga jenis utama metadata:
Metadata deskriptif menggambarkan suatu
sumberdaya dalam maksud seperti penemuan dan identifikasi. Dia bisa meliputi
elemen semisal judul, abstrak, pengarang, dan kata kunci.Metadata struktural
menunjukkan bagaimana kumpulan obyek disusun secara bersama-sama menjadi satu,
semisal bagaimana halaman-halaman ditata untuk membentuk suatu bab.Metadata
administratif menyediakan informasi untuk membantu mengelola sumberdaya, semisal
terkait kapan dan bagaimana suatu informasi diciptakan, tipe dokumen dan
informasi teknis lainnya, serta siapa yang bisa mengaksesnya
ANALISIS WEB
PENGUKURAN WEB
Di bawah ini ada beberapa tools yang
digunakan untuk mengeukur website dari segi kecepatan akses dan performanya,
serta mengukut banyaknya pengunjung suatu website, berikut ini penjelasan
mengenai beberapa tools yang digunakan untuk mengukur kecepatan akses website.
1. PINGDOM TOOLS
Pingdom Tools merupakan sebuah alat ukur
kecepatan website dapat di akses, nilai dari sebuah website, dan berapa ukuran
dari sebuah website tersebut.
Beberapa kelebihannya di kategorikan
sebagai berikut :
Ø Performance Grade : melihat nilai
kecepatan performa halaman web, dari akses DNS, browser cache, combine external
css dan lain-lain.
Ø Waterfall : melihat detail kecepatan
akses ketika membuka halaman web, dari gambar bahkan sampai seberapa cepat
script tersebut dapat di akses.
Ø Page Analysis : melihat detail analisa
halaman web.
Ø History : melihat detail akses dari
beberapa hari lalu.
Kekurangan yang terdapat pada tools ini,
sama seperti tools alat ukur akses web pada umumnya yaitu Membutuhkan akses
internet yang stabil, karena tidak mungkin kita bisa mengukur kecepatan akses
suatu website kalau akses internet kita terhadap website tersebut tidak
stabil/berjalan dengan baik.
2. GTMETRIX
GTmetrix adalah website untuk menganalisa
kecepatan web yang tersedia secara gratis, dengan menggunakan google page speed
dan Yahoo Yslow sebagai analyze engine dan untuk menampilkan hasil serta
rekomendasi yang harus dilakukan. Dengan GTmetrix juga dapat membandingkan
beberapa URL sekaligus dan jika mendaftar sebagai anggota maka dapat:
Melihat tes sebelumnya untuk membandingkan
hasilnyaMenjadwalkan cek website secara otomatis menyimpan laporan memilih
hasil laporan untuk ditampilkan kepublic atau tidak.
Kelebihan GTmetrix :
Dapat menggunakan google page speed dan
YSLOW sebagai analyze engineDapat membandingkan beberapa URL
sekaligusMenjadwalkan cek website secara otomatisDapat menyimpan laporanMemilih
hasil laporan untuk ditampilkan kepublic atau tidak.
Kekurangan GTmetrix :
Jika menggunakan GTmetrix harus menggunakan
internet yang cepat.
3. ALEXA RANK
Alexa Internet, Inc. adalah perusahaan yang
berbasis di California yang mengoperasikan situs yang menyediakan informasi
mengenai banyaknya pengunjung suatu situs dan urutannya. Alexa Internet
didirikan pada tahun 1996 oleh Brewster Kahle dan Bruce Gilliat. Cara kerja
Alexa rank Alexa memberikan peringkat ke sebuah situs berdasarkan jumlah
pengunjung unik. Semakin rendah alexarank dari situs berarti situs memiliki
sedikit pengunjung unik.Jadi jika Anda bisa mendapatkan lebih banyak traffic ke
situs Anda, Anda akan mendapatkan lebih rendah alexa rank.
CRAWLER
Crawler bertugas untuk mengindeks, membuat
rangking, menyusun dan menata halaman dalam bentuk indeks terstruktur agar bisa
dicari dalam waktu yang sangat cepat. Obyek dari crawler adalah isi halaman,
file, folder dan direktori web, sedangkan subyek dari robots.txt adalah mesin
pencari/search engine crawler. Crawler ini penting dipahami untuk SEO. Crawler
akan berhadapan dengan robotsg.txt yang akan memandu mesin pencari/search
engine seperti google, yahoo dan bing untuk mengindeks sebuat blog atau website,
sehingga crawler akan tahu mana halaman, folder atau file yang boleh diindeks
atau tidak, semakin lengkap sebuah panduan dalam robots.txt akan lebih baik,
dengan demikian robot crawler akan dengan cepat mengindeks isi website,
kebanyakan halaman situs berisi link ke halaman lain.
SEARCH ENGINE
Mesin pencari (search engine) adalah salah
satu program komputer yang di rancang khusus untuk membantu seseorang menemukan
file-file yang disimpan dalam computer, misalnya dalam sebuah web server umum
di web (www) atau komputer sendiri. Mesin pencari memungkinkan kita untuk
meminta content media dengan criteria yang spesifik ( biasanya berisikan prase
atau kata yang kita inginkan) dan memperoleh daftar file yang memenuhi kriteria
tersebut.
Cara Kerja Search Engine
Mesin pencari web bekerja dengan cara
menyimpan informasi tertang banyak halaman web, yang diambil secara langsung
dari www. Halaman ini di ambil dengan web crawler-browsewr web yang otomatis
mengikuti setiap pranala yang di lihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis
untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya kata-kata di ambil dari judul,
subjudul, atau field khusus yang di sebut meta tag ).
Data tentang halaman web disimpan dalam
sebuah database indeks untuk di gunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian
mesin pencari seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (
yang di sebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri. Ketika
seorang pengguna menggunakan mesin pencari dan memasukin query, biasanya dengan
memasukan kata kunci, mesin mencari akan mengindeks dan memberikan daftar
halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya. Daftar ini biasanya di
sertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teks
dari hasil pencarian yang kita cari.
Pengelompokan Search Engine
Search Engine dikelompokkan ke dalam tiga
kelompok utama. Yaitu, primer, sekunder, dan targeted. Yuk kita bahas satu-satu
:
Search Engine Primer
Search engine primer adalah jenis search
engine yang umum kite kenal salama ini, yaitu Google, Yahoo!, dan MSN.
Search Engine Sekunder
Seperti juga search engine yang termasuk
dalam kelompok primer, search engine sekunder ini juga mempunyai algoritma yang
berbeda dalam hal merangking. Mereka mempunyai penekanan pada kriteria yang
berbeda-beda dalam hal penentuan rangking. Ada yang lebih menekankan pada
penggunaan keyword, sementara yang lain lebih menekankan pada link, dan
seterusnya.
Search engine sekunder ini tidak bisa kita
abaikan saat kita mulai membuat perencanaan SEO. Seperti yang sudah dikatakan
tadi, walau mungkin traffic yang mereka berikan tidak sebanyak traffik dari
search engine primer, namun traffik tetaplah traffik. Lycos, Miva, LookSmart,
Ask.com, dan Espotting adalah contoh-contoh search engine yang termasuk dalam
kelompok sekunder.
Targeted Search Engine
Targeted search engine terkadang disebut
juga topical search engine. Yaitu search engine yang lebih spesifik dari yang
spesifik. Search engine ini biasanya dibuat untuk melayani user-user yang
mempunyai ketertarikan pada topik-topik yang tertentu. Topik-topik ini biasanya
bersifat umum, misalnya masalah kesehatan, bisnis, pendidikan, teknologi, dan
sejenisnya.
Contoh-contoh search engine targeted ini
misalnya, CitySearch, Yahoo! Travel, dan MusicSearch. Seperti juga search engine
sekunder yang kita bicarakan diatas, traffik yang ke atau dari search engine
kelompok targeted ini adalah traffik yang benar-benar spesifik. Carilah search
engine targeted yang mempunyai relevansi dengan topik yang menjadi target usaha
SEO yang kita lakukan.
Web Archiving
Definisi Web Archiving
Pengarsipan web (Web Archiving) adalah
proses mengumpulkan bagian dari WWW dan memastikan koleksi tersebut diawetkan
dalam suatu arsip, misalnya situs arsip, untuk diakses peneliti, sejarawan, dan
masyarakat umum pada masa datang.
Cara Kerja Web Archiving
Yang paling umum web pengarsipan teknik
menggunakan web crawler untuk mengotomatisasi proses pengumpulan halaman web.
Web crawler biasanya mengakses halaman web dengan cara yang sama dengan yang
dilakukan user yang menggunakan web browser untuk menemukan website yang ingin
dicari.
Contoh-contoh Web Archiving
Berikut Ini adalah Beberapa Contoh Layanan
yg melayani jasa Web Archiving:
• Archive-it : Sebuah Layanan Pengarsipan
Web Berlangganan yang memperbolehkan sebuah institusi Untuk Membangun,
Me-Manage, dan Mecari Arsip web Institusi itu sendiri
• Archive.is : Sebuah Layanan Pengarsipan
Web Gratis Untuk menyimpan Halaman dan berikut juga Gambar dari sebuah website
tertentu. Dan bias menyimpan halaman dari Web 2.0.
• Iterasi : Sebuah Layanan Pengarsipan Web
yang khusus untuk agensi pemerintahan, organisasi Finansial, brand heritage
Dll.
Sumber :
http://ryola.blogspot.co.id/2015/04/analisis-web-content.html
https://211093awan.wordpress.com/2013/07/04/tugas-keempat-softskills-semester-4-web-content-structure-web-analysis-web/